Impian Coco Gauff untuk merengkuh gelar Wimbledon pertamanya masih terjaga setelah mencatatkan kemenangan dramatis yang berkejaran dengan waktu melawan petenis Swiss, Belinda Bencic. Mengawali laga yang tercatat sebagai jadwal mulai paling malam dalam sejarah turnamen, yaitu pukul 20.40, petenis unggulan ketujuh asal Amerika Serikat tersebut sempat kehilangan set pertama sebelum akhirnya bangkit dan mengunci kemenangan 4-6, 6-3, 6-4. Laga menegangkan ini berakhir tepat dua menit sebelum batas jam malam pukul 23.00 diberlakukan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan jalannya pertandingan yang berlangsung di bawah atap tertutup, Gauff sempat melakukan sembilan kali kesalahan ganda (double faults), termasuk lima kali dalam satu gim pada set pembuka. Kendati demikian, kualitas pukulan bola yang ia tunjukkan sangat luar biasa dan dirinya mampu menjaga ketenangan di momen-momen krusial demi menyegel tiket perempat final pertamanya di ajang ini. Petenis berusia 22 tahun tersebut selanjutnya dijadwalkan menghadapi rekan senegaranya, Jessica Pegula, untuk memperebutkan satu tempat di babak semifinal.
"Saya sangat senang akhirnya bisa mencapai babak perempat final," ujar Gauff yang langsung menunjuk pergelangan tangannya setelah melepaskan servis keras yang tidak dapat dikembalikan lawan pada poin kemenangan di pukul 22.58 malam. Menurut pengakuannya, ia terus memantau jam digital di lapangan selama gim servis terakhirnya. "Sejujurnya pada match point itu saya berniat melakukan servis dan voli untuk segera menyelesaikannya. Ini mungkin menjadi pertandingan paling dramatis bagi saya karena tidak terbiasa berkejaran dengan waktu," tambahnya.
Dari pantauan redaksi, pertandingan ini berjalan dengan intensitas yang sangat tinggi sejak menit awal karena kedua pemain hanya memiliki waktu efektif dua jam 20 menit untuk menyelesaikan laga sebelum jam malam. Gauff sebenarnya sempat memimpin cepat 3-0 di set pertama, namun Bencic yang merupakan mantan juara Olimpiade memperlihatkan mental baja untuk bangkit dan merebut set pembuka setelah memanfaatkan sejumlah kesalahan sendiri yang dilakukan oleh Gauff.
Memasuki set kedua, Gauff mengambil jeda ke kamar kecil yang terbukti ampuh mengembalikan fokusnya hingga ia sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Pada set penentu, tensi permainan kian memuncak saat kedua petenis saling mematahkan servis. Ketika kedudukan mencapai 5-4 untuk keunggulan Gauff, wasit turnamen Denise Parnell memberikan isyarat bahwa gim tersebut akan menjadi gim terakhir yang diizinkan malam itu sebelum lapangan ditutup. Motivasi tersebut dimanfaatkan dengan sempurna oleh Gauff untuk menutup laga dengan kemenangan kosmetis.
Pada pertandingan babak keempat lainnya, Jessica Pegula juga memastikan tempat di perempat final Wimbledon pertamanya setelah mengandaskan perlawanan petenis Amerika Serikat lainnya, Iva Jovic, dengan skor 4-6, 6-3, 6-1. Sementara itu, petenis Republik Ceko Karolina Muchova dipastikan akan menantang Naomi Osaka di babak delapan besar usai meraih kemenangan ketat 7-5, 5-7, 6-3 atas mantan juara Barbora Krejcikova.