Berdasarkan laporan pakar transfer sepak bola Fabrizio Romano, masa depan Cristian Romero di Tottenham Hotspur dipastikan telah berakhir pada bursa transfer musim panas ini. Menurut pengamatan tim redaksi, langkah Spurs yang mendatangkan sejumlah bek tengah anyar seperti Jan Paul van Hecke dan Marcos Senesi membuat posisi bek berkebangsaan Argentina tersebut makin terdesak, terlebih klub asal London tersebut tidak berlaga di kompetisi Eropa musim ini.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan kabar yang beredar, dua klub raksasa Eropa yaitu Inter Milan dari Italia dan FC Barcelona dari Spanyol dilaporkan sangat berminat untuk mengamankan jasa bek berusia 28 tahun itu. Menurut keterangan Fabrizio Romano, Inter Milan menaruh minat yang sangat besar untuk memboyong Romero, meskipun mereka masih harus memperhitungkan kemampuan finansial klub untuk merampungkan kepindahan sang pemain dari Inggris.
Dari pantauan redaksi terhadap dinamika transfer internal Spurs, manajemen Tottenham Hotspur awalnya memasang banderol sebesar 50 juta poundsterling untuk pemain yang telah membela klub sejak 2021 tersebut. Namun, mempertimbangkan riwayat cedera serta usianya, pihak klub dilaporkan siap menurunkan tuntutan harga ke angka 40 juta poundsterling demi memuluskan proses kepindahannya.
Menurut laporan media lokal Italia, Cristian Romero sendiri sudah menyambut baik keputusan untuk mengakhiri perjalanannya di Spurs demi mencari tantangan baru. Kehadiran pelatih Roberto De Zerbi yang melakukan perombakan skuad secara masif juga makin memperkuat kepastian hilangnya tempat utama bagi pemain bertahan tersebut di lini belakang tim.