Di tengah malam yang hampir sempurna bagi Prancis, Daniel Riolo menyoroti satu catatan minor saat kemenangan Prancis atas Maroko dengan skor 2-0 pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Kamis lalu. Pengamat sepak bola dari After Foot tersebut sama sekali tidak menyukai cara Kylian Mbappe mengeksekusi penalti pada menit ke-28 yang dengan mudah digagalkan oleh penjaga gawang Maroko, Yassine Bounou. Riolo mengkritik langkah Mbappe yang sempat berhenti dalam ancang-ancangnya sehingga mengurangi peluang untuk mencetak gol.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →"Kita harus bertanya kepada para pemain: kapan mereka akan sadar bahwa ancang-ancang buruk seperti itu tidak akan berhasil?", ujar Riolo dengan nada jengkel. Berdasarkan pantauan redaksi, sang jurnalis menilai gaya tersebut hanyalah sebuah tren yang tidak berguna. Riolo menambahkan bahwa Mbappe biasanya tidak selalu menggunakan teknik ancang-ancang lambat seperti itu dan kerap mengubah gayanya.
Seusai pertandingan, kapten tim nasional Prancis tersebut menjelaskan bahwa konsentrasinya terganggu oleh ketidakpastian wasit mengenai keabsahan penalti tersebut. "Saya tidak menendangnya dengan baik", aku Mbappe. Menurutnya, situasi sempat rumit karena terjadi kerancuan ketika wasit awalnya mengonfirmasi penalti telah diperiksa VAR, namun kemudian meminta Mbappe menunggu kembali karena ada insiden lain yang harus ditinjau ulang.
Namun, bagi Daniel Riolo, penjelasan tersebut tidak membebaskan Mbappe dari tanggung jawab atas kegagalannya. Menurut Riolo, masalah utama bukan sekadar arah tebakan kiper, melainkan hilangnya kekuatan tembakan akibat ancang-ancang yang tidak efektif. Ia menilai seorang pemain tidak boleh menurunkan persentase keberhasilan penalti yang seharusnya tinggi hanya karena mengikuti tren ancang-ancang yang rumit.
Dari pengamatan tim redaksi, Riolo menutup komentarnya dengan memberikan saran tegas kepada penyerang Real Madrid tersebut. "Lakukan ancang-ancang yang normal dan tendanglah dengan keras, selesai!", pungkasnya.