Presiden FIFA Gianni Infantino kembali memicu kontroversi di kalangan suporter tim nasional Inggris setelah kedapatan duduk berdampingan dengan figur penting selama pertandingan perempat final Piala Dunia melawan Norwegia. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, Infantino terus menjadi sorotan karena pilihan teman menontonnya di tribun kehormatan yang dinilai tidak netral pada fase gugur yang krusial ini.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Sejak awal turnamen, Gianni Infantino memang telah menarik perhatian publik, termasuk saat dirinya terlihat bekerja sama dengan Donald Trump dalam perhelatan akbar ini yang memicu perdebatan mengenai keterlibatan politik dalam sepak bola. Dari pantauan redaksi, sang Presiden FIFA juga diwajibkan muncul dalam siaran langsung pertandingan saat dirinya terbang melintasi Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko untuk menghadiri berbagai laga.
Dalam pertandingan sengit antara Inggris dan Norwegia tersebut, tribun VIP Infantino sebenarnya dipenuhi oleh para legenda sepak bola dunia. Beberapa nama besar seperti Ronaldo Nazario, Kaka, Alessandro Del Piero, dan Cafu terlihat duduk tepat di belakang orang nomor satu di FIFA tersebut. Namun, perhatian netizen justru tertuju pada sosok bangsawan yang berada persis di sebelah sang presiden.
Sosok pendamping tersebut tidak lain adalah Putra Mahkota Norwegia, Haakon Magnus. Keputusan Infantino untuk duduk berdampingan dengan anggota keluarga kerajaan dari salah satu tim yang bertanding langsung memicu kemarahan fans Inggris di media sosial. Menurut laporan dari berbagai platform digital, para pendukung "The Three Lions" menuduh FIFA bersikap bias dan tidak menyembunyikan keberpihakannya.
Kritik tajam pun bertebaran di platform X, di mana salah satu penggemar menulis, "Infantino duduk di sebelah tamu spesialnya yang ternyata adalah Pangeran Norwegia. Sama sekali tidak bias, dia bahkan tidak berusaha menyembunyikannya". Netizen lain juga mengaitkan keberadaan Pangeran Haakon Magnus dengan beberapa keputusan VAR yang kontroversial selama pertandingan, termasuk pembatalan penalti untuk Djed Spence.
Meskipun sempat diwarnai protes keras terkait netralitas kepemimpinan menyusul kehadiran sang Pangeran Norwegia di samping Infantino, tim nasional Inggris pada akhirnya berhasil mengamankan tiket ke babak semifinal. Berdasarkan hasil pertandingan, tim nasional Inggris sukses memetik kemenangan tipis 2-1 berkat dua gol yang diborong oleh bintang muda mereka, Jude Bellingham. Di babak semifinal nanti, Inggris dijadwalkan akan menantang Argentina yang dipimpin oleh Lionel Messi.