Tim nasional Inggris sukses memastikan tempat di babak perempat final Piala Dunia setelah mengatasi perlawanan sengit tuan rumah Meksiko. Dari pantauan redaksi, laga yang digelar di Stadion Azteca ini berlangsung penuh drama, mengingat skuad Three Lions harus menghadapi tekanan suporter tuan rumah yang gemuruh serta faktor ketinggian tempat yang selama ini menjadi momok bagi tim tamu.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan statistik dan prediksi bursa taruhan, Inggris sebenarnya lebih diunggulkan untuk memenangkan pertandingan ini. Namun, kondisi lingkungan yang ekstrem di Meksiko sempat membuat banyak pihak meyakini bahwa tim tuan rumah yang akan keluar sebagai pemenang dalam laga krusial tersebut.
Kemenangan ini menorehkan sejarah baru bagi sejarah sepak bola Inggris. Menurut catatan sejarah, ini baru kedua kalinya Inggris berhasil mengalahkan negara tuan rumah di ajang Piala Dunia, setelah sebelumnya mereka pernah menumbangkan Swiss pada edisi tahun 1954 silam.
Hasil positif ini diraih dengan perjuangan yang luar biasa setelah Inggris harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-54. Pengamatan tim redaksi menunjukkan momentum laga berubah drastis setelah Jarell Quansah menerima kartu merah langsung dari wasit, memaksa anak asuh Gareth Southgate bertahan gigih di sisa waktu pertandingan.
Keberhasilan menundukkan Meksiko di kandangnya sendiri memicu perdebatan mengenai posisi hasil ini dalam sejarah sepak bola mereka. Banyak analis kini mulai mempertanyakan di mana posisi kemenangan dramatis ini jika disejajarkan dengan hasil-hasil tandang terbaik yang pernah diraih oleh timnas Inggris sepanjang sejarah.