Devins Barcelona Devins Barcelona
/home / internasional / Kualitas Udara Memburuk, FIFA...
INTERNASIONAL

Kualitas Udara Memburuk, FIFA Berpotensi Ubah Protokol Final Piala Dunia

Kabut asap menyelimuti wilayah New York menjelang laga final Piala Dunia 2026

Kabut asap menyelimuti wilayah New York menjelang laga final Piala Dunia 2026

Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) kemungkinan besar akan terpaksa melakukan perubahan protokol secara drastis hanya beberapa hari sebelum laga final Piala Dunia 2026 digelar. Pertandingan pamungkas yang mempertemukan Spanyol dan Argentina ini dijadwalkan berlangsung di MetLife Stadium, New York/New Jersey, pada hari Minggu nanti.

Berdasarkan pantauan redaksi, situasi darurat ini dipicu oleh peringatan kesehatan terkait kualitas udara yang dikeluarkan oleh otoritas setempat di New York dan New Jersey. Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan di Kanada dilaporkan telah menyelimuti wilayah tersebut, sehingga memaksa pemerintah mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Kendati adanya peringatan bahaya tersebut, tim nasional Spanyol dilaporkan tetap menggelar sesi latihan di luar ruangan pada hari Kamis kemarin. Sementara itu, tim nasional Argentina baru dijadwalkan melakukan latihan perdana mereka di New York pada hari Jumat ini guna mematangkan strategi sebelum laga krusial tersebut.

Menurut laporan media setempat, kekhawatiran mengenai kondisi udara ini sangat dirasakan oleh publik. Salah seorang kerabat dari penari yang berlatih di stadion tersebut mengungkapkan bahwa udara di area MetLife Stadium terasa sangat berat dan menyesakkan dada, sehingga menyulitkan siapa pun untuk melakukan aktivitas fisik yang berat.

Dampak dari buruknya kualitas udara ini sebelumnya juga telah mengganggu jalannya pertandingan National Women's Soccer League (NWSL) antara Gotham FC melawan Washington Spirit. Berdasarkan aturan protokol NWSL, pertandingan tersebut harus dihentikan sebanyak dua kali pada setiap babak demi memberikan waktu istirahat tambahan bagi para pemain karena indeks kualitas udara yang tidak sehat.

Hingga saat ini, FIFA sebenarnya telah menerapkan aturan jeda hidrasi (hydration breaks) di tengah-tengah setiap babak pada setiap laga Piala Dunia 2026 tanpa memandang kondisi cuaca. Namun, dengan situasi kualitas udara yang kian memburuk, tim redaksi mengamati bahwa FIFA berpotensi besar dipaksa menambah intensitas jeda istirahat ekstra selama pertandingan final berlangsung, mirip dengan kebijakan darurat yang diterapkan di kompetisi domestik Amerika Serikat.

Gubernur New York, Kathy Hochul, dalam pernyataan resminya telah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas udara demi keselamatan bersama. Di wilayah lain, pertandingan Major League Soccer antara Chicago Fire melawan Vancouver Whitecaps bahkan sudah terpaksa ditunda akibat masalah kabut asap serupa yang menyelimuti wilayah Chicago.

// TOPICS
#piala_dunia_2026 #fifa #spanyol_vs_argentina #metlife_stadium #kualitas_udara #sepak_bola_internasional
Tim Jurnalis & Analis Barcelona

Redaksi Devins Barcelona terdiri dari jurnalis sepak bola yang bersemangat, analis taktik, dan pengamat klub yang berdedikasi untuk menyajikan berita Barcelona paling lengkap dan terpercaya. Dari berita transfer terbaru hingga analisis taktik mendalam, serta laporan eksklusif dari balik layar Blaugrana, kami siap melayani para culers di seluruh Indonesia.