Wakefield Trinity sukses menghentikan rekor impresif milik juara bertahan Betfred Super League, Hull KR, yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam 11 laga kandang secara beruntun. Berdasarkan jalannya pertandingan di Craven Park, keunggulan Wakefield ditentukan oleh skor awal dari Harvey Smith serta dua gol (try) gemilang dari Caius Faatili di babak kedua.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pengamatan tim redaksi, Hull KR tampil kurang meyakinkan dan gagal mencetak satu pun try sepanjang pertandingan berjalan. Poin semata wayang bagi tim tuan rumah hanya lahir melalui tiga eksekusi penalti yang sukses dikonversi oleh Rhyse Martin, membuat mereka harus rela kehilangan momentum berharga dalam persaingan babak play-off.
Tekanan awal yang dilancarkan oleh Wakefield Trinity langsung membuahkan hasil ketika Harvey Smith berhasil memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan untuk mencetak angka dari jarak dekat. Namun, dari pantauan redaksi, Tyson Smoothy gagal memaksimalkan konversi yang relatif mudah setelah bola tendangannya membentur tiang gawang.
Mimpi buruk Hull KR di 13 menit pertama semakin bertambah setelah Peta Hiku dijatuhi hukuman sin-bin akibat melakukan tekel tinggi yang terlambat. Meskipun demikian, mereka sempat menyamakan kedudukan melalui dua tendangan penalti cepat dari Rhyse Martin, di saat pemain Trinity, Ky Rodwell, juga harus keluar lapangan akibat hukuman kartu.
Memasuki babak kedua, Wakefield Trinity kembali mendominasi permainan ketika Caius Faatili berhasil mengatasi kawalan ketat full-back Ryan Hampshire tepat di garis gawang untuk mencetak skor. Lini pertahanan Hull KR tampaknya kesulitan membendung pergerakan masif Faatili yang kembali mencetak try keduanya menjelang menit ke-60 akibat kelalaian barisan belakang tuan rumah.
Asa Hull KR untuk mengejar ketertinggalan sempat terbuka saat Mikey Lewis mencetak skor di sisa 15 menit pertandingan, namun dianulir oleh wasit karena adanya pelanggaran knock-on terlebih dahulu oleh Joe Burgess. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 20-6 untuk kemenangan Wakefield Trinity tetap bertahan sekaligus menodai keangkeran markas The Robins untuk pertama kalinya dalam setahun terakhir.