Gelandang andalan Timnas Inggris, Jude Bellingham, secara terbuka berbeda pandangan dengan sang pelatih, Thomas Tuchel, terkait performa tim di babak perempat final Piala Dunia. Berdasarkan pantauan redaksi, tensi ini mencuat setelah Inggris bersusah payah mengalahkan Norwegia di bawah terik matahari Miami, Amerika Serikat.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dalam laga tersebut, Jude Bellingham sebenarnya tampil sebagai pahlawan dengan mencetak dua gol penentu kemenangan. Hasil positif ini sekaligus memastikan langkah The Three Lions ke babak semifinal Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam tiga turnamen terakhir, atau yang keempat sepanjang sejarah mereka.
Kendati berhasil menang, Thomas Tuchel mengaku sama sekali tidak puas dengan kualitas permainan anak asuhnya yang dinilai kurang kontrol. "Hasil ini fantastis, kami berada di empat besar dan itu luar biasa. Namun, saya tidak senang dengan performanya. Kami bermain ceroboh, banyak kesalahan teknis, kurang cepat, dan kami beruntung hari ini," ketus Thomas Tuchel usai laga.
Mendengar kritikan pedas tersebut, Jude Bellingham langsung pasang badan membela rekan-rekan setimnya. Pemain bernomor punggung 10 itu menegaskan bahwa memenangkan pertandingan dengan cara "kotor" atau penuh perjuangan jauh lebih penting daripada sekadar mendominasi penguasaan bola, terutama dalam kondisi cuaca yang ekstrem.
"Mungkin dia tidak tahu bagaimana rasanya bermain dalam kondisi seperti itu melawan pemain seperti Erling Haaland, Martin Odegaard, Musa, dan Alexander Sorloth. Itu bukan tim yang mudah untuk dihadapi," ujar Jude Bellingham saat diwawancarai oleh BBC.
Dari pengamatan di lapangan, pertandingan tersebut memang sangat menguras fisik para penggawa Inggris. Declan Rice terpaksa ditarik keluar lebih awal karena masalah kebugaran, sementara Marc Guehi dan Reece James harus menahan rasa sakit di lapangan, bahkan Jude Bellingham sendiri sempat mengalami kram di menit-menit akhir.
Lebih lanjut, Jude Bellingham meminta agar seluruh elemen tim tetap menjaga atmosfer positif menjelang laga semifinal. Kini, keputusan berada di tangan Thomas Tuchel apakah ia akan melakukan rotasi skuad demi menjaga kebugaran pemain di dua laga krusial yang tersisa.