Aktivitas transfer Manchester United di bawah kendali INEOS bergerak semakin agresif menjelang musim baru bergulir. Setelah berhasil mengamankan kesepakatan untuk Ederson dari Atalanta dan Andrey Santos dari Chelsea, klub raksasa Liga Inggris tersebut kini dilaporkan tengah membidik target baru yang cukup mengejutkan. Langkah ini diambil guna memperkuat sektor lini tengah skuad asuhan Michael Carrick pasca hengkangnya Casemiro dan cedera lutut parah yang dialami Manuel Ugarte.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi dari laporan TEAMtalk, Manchester United kini memasukkan nama bintang AS Roma dan timnas Prancis, Manu Kone, ke dalam daftar belanja utama mereka. Langkah strategis ini mencuat setelah target impian Setan Merah, Aurelien Tchouameni, dipastikan batal merapat ke Old Trafford karena sang pemain memilih untuk menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi enam tahun di Real Madrid.
Menurut laporan tersebut, manajemen AS Roma dikabarkan terbuka untuk melepas gelandang bertahan andalannya itu di kisaran harga 50 juta poundsterling. Dari pengamatan tim redaksi, nilai transfer tersebut dinilai jauh lebih ekonomis bagi kantong klub jika dibandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk menebus Tchouameni dari Los Blancos, terlebih Manu Kone sendiri memiliki atribut permainan yang sangat mirip dalam hal merebut dan mengalirkan bola.
Performa apik pemain berusia 25 tahun itu bersama klub Italia dan penampilannya di ajang Piala Dunia di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada disinyalir menjadi alasan utama Michael Carrick kepincut. Gaya bermainnya yang lugas dinilai sangat cocok untuk menjadi tembok pelindung bagi lini pertahanan Manchester United yang rapuh sepanjang musim lalu.
Kualitas Manu Kone juga diakui langsung oleh pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, yang sempat menyebut sang pemain sering kali diremehkan oleh publik. "Saya ulangi, Manu Kone adalah pemain yang underrated. Dia baru saja melewati musim yang sangat baik bersama AS Roma dan dia sangat efektif dalam merebut kembali bola, tetapi dia juga bisa membuat perbedaan saat menguasai bola," ujar Deschamps seperti dikutip dari rekaman wawancaranya tahun lalu.