Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dilaporkan tidak akan mengambil tindakan disipliner terhadap tim nasional Argentina. Langkah ini diambil setelah para pemain La Albiceleste menyanyikan lagu di ruang ganti yang merujuk pada Kepulauan Falkland, menyusul kemenangan dramatis mereka atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari Daily Mail, badan sepak bola dunia tersebut memilih untuk tidak menghukum skuad asuhan Lionel Scaloni atas referensi sensitif tersebut. Padahal sebelumnya, turnamen ini menerapkan aturan ketat terkait simbol militer, termasuk larangan bagi suporter Inggris yang mencoba membawa bendera beratribut penghormatan tentara ke dalam stadion.
Dari pantauan redaksi, perayaan kontroversial ini bermula ketika Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengunggah video selebrasi di media sosial. Dalam rekaman tersebut, para pemain dengan lantang menyanyikan lagu kebangsaan baru Piala Dunia mereka yang berjudul "La Cuarta Estrella" atau Bintang Keempat, yang secara eksplisit menyebut kata "Malvinas", nama Argentina untuk Falkland.
Lirik lagu tersebut berbunyi, "Saya orang Argentina dari buaian hingga liang lahat, demi Malvinas, demi Diego, demi babak terakhir Leo". Menurut catatan sejarah, konflik Kepulauan Falkland sendiri merupakan perang 74 hari pada tahun 1982 antara Argentina dan Inggris Raya yang menewaskan ratusan personel militer dari kedua belah pihak.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa tensi di luar lapangan ini memanaskan atmosfer kompetisi. Argentina berhasil menembus perempat final setelah bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menang 3-2 atas Mesir berkat gol Lionel Messi dan Enzo Fernandez, sementara mereka dijadwalkan bertemu Swiss di babak delapan besar.
Jika Argentina berhasil menumbangkan Swiss dan Inggris mampu mengalahkan Norwegia di perempat final, kedua rival historis ini dipastikan akan saling berhadapan di babak semifinal yang akan digelar di Atlanta pada 15 Juli mendatang.