Keputusan mengejutkan datang dari badan sepak bola tertinggi dunia terkait nasib lini pertahanan tim nasional Inggris. Berdasarkan laporan resmi, FIFA telah menetapkan vonis akhir terkait kartu merah yang diterima bek Jarell Quansah saat laga babak 16 besar Piala Dunia melawan Meksiko di Estadio Azteca, Meksiko City. Bukannya memberikan keringanan, FIFA justru menggunakan hak mereka untuk memperpanjang hukuman otomatis sang pemain menjadi dua pertandingan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pantauan redaksi, Quansah diusir keluar lapangan setelah peninjauan VAR menilai dirinya melakukan pelanggaran keras yang tidak disengaja terhadap pemain Meksiko, Jesus Gallardo. Meski anak asuh Thomas Tuchel berhasil mempertahankan keunggulan 3-2 dengan 10 pemain, keputusan FIFA ini menjadi pukulan telak. Berdasarkan hasil pengamatan tim redaksi, bek asal klub Bayer Leverkusen itu kini dipastikan absen membela The Three Lions dalam laga perempat final melawan Norwegia di Miami serta laga semifinal andai Inggris lolos.
Dari pantauan redaksi, keputusan ini langsung memicu kontroversi besar dan dinilai tebang pilih oleh banyak pihak. Pasalnya, FIFA sebelumnya membuat keputusan berani dengan membekukan hukuman kartu merah penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Menurut analisis para pengamat, terdapat standar ganda yang mencolok mengingat pelanggaran Quansah dan Balogun berada dalam kategori serupa, yaitu pelanggaran serius yang tidak disengaja.
Menurut laporan dari jurnalis Sky Sports, Rob Harris, melalui akun media sosial X miliknya, federasi sepak bola Inggris (FA) dipastikan tidak memiliki celah hukum untuk mengajukan banding. "Memahami bahwa FA tidak dapat mengajukan banding terhadap skorsing dua pertandingan Quansah. FIFA menyatakan hal ini tanpa menyebutkan Pasal 27 yang sebelumnya menyebabkan penangguhan hukuman Balogun dibekukan," tulis Harris dalam unggahannya.
Berdasarkan situasi di lapangan, absennya Quansah kian memperpanjang sakit kepala Thomas Tuchel di sektor bek kanan, terlebih setelah cedera yang dialami kapten Chelsea, Reece James. Walaupun James diperkirakan siap tampil menghadapi Norwegia, keputusan FIFA yang terkesan serampangan dan tidak konsisten ini terus memanen kritik tajam dari negara-negara anggota UEFA, terutama di tengah isu intervensi non-teknis yang sempat berembus pada kasus pembebasan sanksi Balogun sebelumnya.