Selandia Baru berhasil mengawali kiprah mereka di ajang baru Nations Championship dengan kemenangan tipis 34-32 atas Prancis dalam laga yang berlangsung sengit di Christchurch pada hari Sabtu. Cam Roigard dan Will Jordan masing-masing menyumbang dua "try" untuk memastikan kemenangan dramatis tuan rumah.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Pertandingan ini sekaligus menandai debut bagi Dave Rennie sebagai pelatih baru All Blacks. Suksesor Scott Robertson ini langsung diuji oleh perlawanan ketat Prancis yang tampil berani, meskipun skuad Les Bleus tidak diperkuat oleh sejumlah pemain bintang mereka asal klub papan atas Toulouse dan Montpellier.
Berdasarkan pantauan redaksi, Dave Rennie yang kini berusia 62 tahun sempat menjanjikan gaya permainan rugbi yang "optimistis" sejak mengambil alih kursi kepelatihan pada Januari lalu. Mantan pelatih klub Kobe di Jepang tersebut ingin anak asuhnya meminimalkan tendangan dan lebih berani menusuk ke lini pertahanan lawan saat melihat celah.
"Saya sangat menyukai kerja keras tim. Saya menyukai optimisme yang ditunjukkan," ujar Dave Rennie selepas pertandingan. Menurut sang pelatih, anak asuhnya mampu bermain dengan tempo yang sangat tinggi dan menguasai bola dengan cepat hingga mencapai angka 85 persen, yang ia nilai sebagai catatan luar biasa.
Kendati meraih poin penuh, Dave Rennie memberikan catatan evaluasi terkait beberapa kesalahan dan koordinasi lini pertahanan yang masih bercelah. Dari pengamatan tim redaksi, lini belakang All Blacks sempat kerepotan meredam gempuran balik Prancis yang sukses mencetak empat "try" berbanding lima milik tuan rumah.
Pelatih Prancis, Fabien Galthie, menginstruksikan timnya untuk langsung menggebrak dengan tempo cepat sejak sepak mula. Hasilnya, pencetak "try" terbanyak sepanjang sejarah Prancis, Damian Penaud, sukses membawa timnya unggul cepat pada menit kedua pertandingan dan menambah koleksi gol internasionalnya menjadi 41.
Tekanan bagi tuan rumah sempat bertambah setelah "fly-half" Ruben Love mendapat kartu kuning akibat pelanggaran keras terhadap bek Prancis, Max Spring. Namun, situasi kekurangan pemain justru melecut semangat All Blacks hingga Will Jordan menyamakan kedudukan pada menit kedelapan berkat "turnover" kapten Ardie Savea.
Setelah Love kembali ke lapangan, permainan terbuka Selandia Baru mulai hidup melalui akselerasi Damian McKenzie. Peter Lakai kemudian membawa All Blacks memimpin pada menit ke-21 sebelum dua penalti Maxime Lucu membalikkan keadaan, hingga akhirnya aksi Cam Roigard menutup babak pertama dengan keunggulan 19-13 untuk tuan rumah.
Prancis kembali menyengat di awal babak kedua melalui Antoine Hastoy sebelum dibalas oleh "try" kedua Cam Roigard. Menjelang akhir laga, Will Jordan memperlebar jarak menjadi 34-25, sekaligus menyejajarkannya di posisi kedua pencetak "try" terbanyak sepanjang sejarah All Blacks dengan total 47 poin.
Prancis sempat memperkecil ketertinggalan lewat aksi Matthieu Jalibert dua menit sebelum laga usai. Namun, barisan depan New Zealand bermain disiplin dalam menjaga penguasaan bola di sisa waktu pertandingan guna mengamankan kemenangan perdana mereka di turnamen ini.