Petenis wildcard tuan rumah, Arthur Fery, sukses menciptakan sensasi besar dalam turnamen Grand Slam Wimbledon 2026. Berdasarkan pantauan redaksi, petenis berusia 23 tahun tersebut berhasil bangkit dari tekanan hebat untuk menumbangkan wakil Belgia, Zizou Bergs, melalui pertarungan sengit lima set yang melelahkan di Lapangan 18.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Bermain di bawah sengatan cuaca panas, Arthur Fery sempat mengalami kendala fisik berupa mimisan berulang kali dan tertinggal dua break pada set keempat serta satu break di set kelima. Namun, menurut pengamatan tim redaksi, dukungan penuh dari publik sendiri yang memadati area sekitar lapangan mampu membakar semangat juang petenis peringkat 114 dunia itu hingga titik darah penghabisan.
Arthur Fery akhirnya menyudahi perlawanan Zizou Bergs dengan skor akhir 2-6, 7-5, 2-6, 7-6 (3), 7-6 (5). Sesaat setelah memastikan kemenangan emosional tersebut, ia langsung menjatuhkan diri ke atas rumput lapangan akibat kehabisan seluruh tenaga setelah bertanding dalam durasi yang sangat panjang.
"Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi saat ini. Ini akan membutuhkan waktu untuk dicerna. Saya hanya mencoba untuk bertahan di dalam pertandingan dan berusaha menjadi pejuang terbaik yang saya bisa," ujar Arthur Fery pascapertandingan dengan nada tidak percaya.
Berdasarkan catatan statistik pertandingan, duel dramatis ini diwarnai oleh banyak kesalahan dari kedua belah pihak dengan total 106 unforced errors dan 18 double faults. Kendati demikian, atmosfer ketat di Lapangan 18 justru membuat Zizou Bergs kehilangan ketenangan hingga sempat mendapat peringatan dari wasit akibat meludahi lapangan.
Kemenangan ini mengantarkan Arthur Fery menjadi petenis pria Britania Raya kelima di abad ini yang berhasil mencapai pekan kedua turnamen Wimbledon, menyusul jejak Tim Henman, Greg Rusedski, Andy Murray, dan Cameron Norrie. Ia juga menjadi penerima wildcard Britania Raya pertama yang menembus babak keempat sejak Andrew Foster pada tahun 1993.
Keberhasilan ini sekaligus mengamankan posisi Arthur Fery untuk menembus peringkat 100 besar dunia, yang memberikannya tiket masuk otomatis ke turnamen Grand Slam berikutnya. Pada babak keempat nanti, tantangan berat sudah menanti Arthur Fery yang dijadwalkan akan berhadapan dengan petenis tangguh Grigor Dimitrov.